~Ini sebenernya postingan lama di blog yg lama.. tapi aku posting lagi pake tgl hari ini.
“Orang yang proaktif membuat cinta sebagai kata kerja.
Cinta adalah sesuatu yang anda lakukan: pengorbanan yang anda buat, pemberian diri anda, seperti ibu yang melahirkan anaknya ke dunia.
Cinta adalah nilai yang diwujudkan melalui perbuatan penuh kasih.
Orang proaktif menomorduakan perasaan sesudah nilai.
Cinta, perasaannya dapat diperoleh kembali.”
MarriedGuy (MG): “Saya dan istri saya kini tidak memiliki perasaan seperti yang dulu kami rasakan satu sama lain. Saya rasa saya tidak mencintainya dan ia tidak lagi mencintai saya. Apa yang dapat saya lakukan?”
Stephen (S): “Rasa cinta itu tidak ada lagi?”
MG: “Benar, dan kami mempunyai 3 anak yang sungguh kami khawatirkan. Apa saran anda?”
S: “Cintai dia”
MG: “Sudah saya katakan, perasaan itu sudah tidak ada lagi”
S: “Cintai dia”
MG: “Anda tidak mengerti. Rasa cinta itu sudah tidak ada lagi”
S: “Kalau begitu, cintailah dia. Jika perasaan itu tidak ada lagi, hal itu menjadi alasan yang baik sekali untuk mencintainya.”
MG: “Tapi bagaimana anda bisa mencintai jika anda tidak mencintainya lagi?”
S: “Sahabatku, cinta adalah kata kerja.
Cinta – perasaannya – merupakan buah dari cinta, kata kerjanya. J
adi, cintai dia. Layani dia. Berkorban. Dengarkan dia. Berempati. Hargai. Teguhkan dia. Apakah anda bersedia berbuat begitu?”
(from Seven Habits by Stephen R. Covey)
~utk yang sedang mencari, ragu, atau tidak merasakan lagi: cinta
Friday, March 31, 2006
Thursday, March 30, 2006
Short Plan
Kalau dilihat-lihat, ternyata kita bisa bedain orang jadi dua tipe:
tipe yang suka punya planning jangka panjang, dan tipe yang cuma punya planning jangka pendek.
Planning di sini maksudnya bisa macem-macem, bisa cita-cita (mau punya perusahaan tiga biji misalnya), atau juga bisa cuma planning buat acara besok (mau pergi ke Blok M buat makan bakso *ga tau nih kok aku tau-tau teringat blok M dan bakso ya..*)
Aku gak tau seperti apa isi otak orang yang suka punya planning jangka panjang,
mungkin penuh dengan rencana-rencana plus langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai rencana-rencana itu.
Tapi seperti apa ya rasanya.. apa ga tertekan karena selalu ada yang harus dikejar dan dilakukan?
Kalau soal isi otak orang yang punya planning jangka pendek mulu, mungkin aku bisa kasih gambaran..
Di otaknya, planning paling lama itu cuma buat 2 tahun ke depan (ini udah bagus banget.. biasanya sih planning buat 6 bulan ke depan aja)
Tapi biarpun pendek-pendek, kadang hasilnya suka di luar dugaan.. trus kalo diinget-inget lagi suka nanya ke diri sendiri, "kok bisa ya?"
Trus orang tipe ini paling males mikir jauh banget.. alasannya gampang aja: yg di depan mata aja deh yang digapai dulu.. daripada capek mikir jauh-jauh trus ga bisa dicapai.
Tapi bukan berarti ga punya cita-cita lho.. hehe
Tar jadinya kayak MacGyver..
(kata Renatha, MacGyver itu ga suka punya planning.. bikin pusing katanya.. hehe)
Btw, dulu aku sempat bercita-cita pingin jadi kayak MacGyver lho.. hehe.. canggih sih dia.
tipe yang suka punya planning jangka panjang, dan tipe yang cuma punya planning jangka pendek.
Planning di sini maksudnya bisa macem-macem, bisa cita-cita (mau punya perusahaan tiga biji misalnya), atau juga bisa cuma planning buat acara besok (mau pergi ke Blok M buat makan bakso *ga tau nih kok aku tau-tau teringat blok M dan bakso ya..*)
Aku gak tau seperti apa isi otak orang yang suka punya planning jangka panjang,
mungkin penuh dengan rencana-rencana plus langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai rencana-rencana itu.
Tapi seperti apa ya rasanya.. apa ga tertekan karena selalu ada yang harus dikejar dan dilakukan?
Kalau soal isi otak orang yang punya planning jangka pendek mulu, mungkin aku bisa kasih gambaran..
Di otaknya, planning paling lama itu cuma buat 2 tahun ke depan (ini udah bagus banget.. biasanya sih planning buat 6 bulan ke depan aja)
Tapi biarpun pendek-pendek, kadang hasilnya suka di luar dugaan.. trus kalo diinget-inget lagi suka nanya ke diri sendiri, "kok bisa ya?"
Trus orang tipe ini paling males mikir jauh banget.. alasannya gampang aja: yg di depan mata aja deh yang digapai dulu.. daripada capek mikir jauh-jauh trus ga bisa dicapai.
Tapi bukan berarti ga punya cita-cita lho.. hehe
Tar jadinya kayak MacGyver..
(kata Renatha, MacGyver itu ga suka punya planning.. bikin pusing katanya.. hehe)
Btw, dulu aku sempat bercita-cita pingin jadi kayak MacGyver lho.. hehe.. canggih sih dia.
Friday, March 24, 2006
Winter, In Memoriam
Thursday, March 23, 2006
Setiap Orang
Hari ini aku belajar sesuatu.
Setiap orang ternyata diberi permasalahannya masing-masing.
Permasalahan yang kadang muncul akibat dari perbuatannya, atau akibat dari perbuatan orang lain.
Ada yang tidak terasa berat, ada yang membayangkannya saja sudah berat sekali.
Dari semua permasalahan itu aku percaya setiap orang bisa belajar.
Belajar untuk tidak mengulanginya lagi,
belajar untuk tidak melakukan hal yang sama,
belajar untuk tidak melakukan yang orang lain lakukan terhadap dirinya.
Tinggal kemauan orang itu saja, mau atau tidak untuk belajar..
Semua permasalahan itu juga ternyata membawa rasa sakit dan trauma.
Setiap orang yang lewat di depan kita mungkin punya trauma di dalam dirinya.
Cuma kita saja yang tidak tahu..
dan kadang kita berpikir, trauma yang kita miliki adalah segalanya.
Padahal masih banyak yang bebannya lebih berat dari beban yang kita panggul..
Mungkin ini ya yang namanya "real world".. perjalanan yang mau tidak mau harus dilalui oleh setiap orang.
Hmm.. tiba-tiba bersyukur banget aku kadang diberi otak rasional yang agak berlebih..
masih bisa berpikir dan mengolah setiap permasalahan,
dan yang terpenting bisa mencoba untuk mengerti orang lain.
Kalau tidak, mungkin sekarang aku sudah hancur deh.. :)
Setiap orang ternyata diberi permasalahannya masing-masing.
Permasalahan yang kadang muncul akibat dari perbuatannya, atau akibat dari perbuatan orang lain.
Ada yang tidak terasa berat, ada yang membayangkannya saja sudah berat sekali.
Dari semua permasalahan itu aku percaya setiap orang bisa belajar.
Belajar untuk tidak mengulanginya lagi,
belajar untuk tidak melakukan hal yang sama,
belajar untuk tidak melakukan yang orang lain lakukan terhadap dirinya.
Tinggal kemauan orang itu saja, mau atau tidak untuk belajar..
Semua permasalahan itu juga ternyata membawa rasa sakit dan trauma.
Setiap orang yang lewat di depan kita mungkin punya trauma di dalam dirinya.
Cuma kita saja yang tidak tahu..
dan kadang kita berpikir, trauma yang kita miliki adalah segalanya.
Padahal masih banyak yang bebannya lebih berat dari beban yang kita panggul..
Mungkin ini ya yang namanya "real world".. perjalanan yang mau tidak mau harus dilalui oleh setiap orang.
Hmm.. tiba-tiba bersyukur banget aku kadang diberi otak rasional yang agak berlebih..
masih bisa berpikir dan mengolah setiap permasalahan,
dan yang terpenting bisa mencoba untuk mengerti orang lain.
Kalau tidak, mungkin sekarang aku sudah hancur deh.. :)
Wednesday, March 22, 2006
Blessed year or ..
Today comes one news from a friend, he will get married soon.
I'm so astonishing.. he just makes the list becoming longer.
Let me count.. hmm.. 4 (or more?) have done; and so far I know, 5 will do it within this year.
I believe there are still others who will follow them soon.. :)
The only thing I regret is, I cannot attend their big day.. :( *hiks*
Is it the blessed year? or it's just the time..
I don't know.. perhaps only they can answer.
Anyway, congrats to you all.. selamat berjuang, kawan! :)
~~
don't ask about me..
I just live for today, learn from yesterday, but stop dreaming of tomorrow..
So if I say that tomorrow I will get married, don't be surprised..
that decision must be only taken from my today's life.. hehe..
*nyantai aja.. semua akan indah tepat pada waktunya.. seperti kata Glenn Fredly*
I'm so astonishing.. he just makes the list becoming longer.
Let me count.. hmm.. 4 (or more?) have done; and so far I know, 5 will do it within this year.
I believe there are still others who will follow them soon.. :)
The only thing I regret is, I cannot attend their big day.. :( *hiks*
Is it the blessed year? or it's just the time..
I don't know.. perhaps only they can answer.
Anyway, congrats to you all.. selamat berjuang, kawan! :)
~~
don't ask about me..
I just live for today, learn from yesterday, but stop dreaming of tomorrow..
So if I say that tomorrow I will get married, don't be surprised..
that decision must be only taken from my today's life.. hehe..
*nyantai aja.. semua akan indah tepat pada waktunya.. seperti kata Glenn Fredly*
Monday, March 20, 2006
Kisah si kaki
Aku bekerja sesuai perintah.
Aku harus bekerja keras saat si otak menyuruhku untuk berlari.
Hari sabtu kemarin aku terpaksa harus bekerja keras.
Dua kali diajak oleh si otak untuk berlari mengejar kereta,
dan berkali-kali diajak untuk berjalan dengan cepat tanpa henti.
Sialnya si sepatu yg seharusnya menjadi pelindungku, kadang malah menyakitiku.
Ditambah si udara dingin yang tak henti-hentinya menggodaku.
Kasian si jempol kiri.. sepertinya dia tidak akan dapat kembali lagi seperti dulu.
Kapan ya aku bisa berjumpa lagi dengan si lamprey..?
Dimana dengannya aku bisa punya banyak jendela untuk mengintip dunia..
ps: something wrong with my 'deutsch' IE.. i can't upload the picture *hiks* Duno where i can fix it :(
Aku harus bekerja keras saat si otak menyuruhku untuk berlari.
Hari sabtu kemarin aku terpaksa harus bekerja keras.
Dua kali diajak oleh si otak untuk berlari mengejar kereta,
dan berkali-kali diajak untuk berjalan dengan cepat tanpa henti.
Sialnya si sepatu yg seharusnya menjadi pelindungku, kadang malah menyakitiku.
Ditambah si udara dingin yang tak henti-hentinya menggodaku.
Kasian si jempol kiri.. sepertinya dia tidak akan dapat kembali lagi seperti dulu.
Kapan ya aku bisa berjumpa lagi dengan si lamprey..?
Dimana dengannya aku bisa punya banyak jendela untuk mengintip dunia..
ps: something wrong with my 'deutsch' IE.. i can't upload the picture *hiks* Duno where i can fix it :(
Friday, March 17, 2006
Teringat bakwan lengko..
Jam 2 pagi, chatting sama Wiwi, dan jadi teringat Bakwan Lengko..
Ada gak yang pernah tahu, pernah dengar, atau pernah nyobain Bakwan Lengko?
Jadi begini ceritanya.. *yak.. duduk yang manis ya anak-anak, disimak baik-baik cerita ibu guru..*
Alkisah, terdapatlah sebuah depot makanan (alias kantin).
Depot ini terletak di belakang salah satu gedung perkantoran milik salah satu perusahaan besar 'Indonesia' (dipakein tanda petik krn kalo ga salah udah ga 100% punya Indonesia deh.. *sedihnya*), di daerah utara Jakarta yang gersang, panas terik, tapi suka banjir (bingung kan?).
Di depot makanan ini, ada banyak jenis makanan yang dijual.
Mulai dari makanan untuk sarapan, makan siang, sampai snack dan pencuci mulut.
Ada rujak, mie ayam si yoyok, bubur ayam, ayam dan ikan goreng pak tomo (yg digoreng sampe kerriiiinnggg banget), nasi goreng, mie dan kwetiau goreng+rebus, indomie rebus, bubur kacang ijo, siomay, sop daging, makanan padang, makanan semarang, dan makanan cirebon.. (ini doang yang aku inget..)
Hampir semua makanan itu enak rasanya.. *jadi laper gini gue*
Gosipnya sih emang penjual-penjual makanan itu emang udah terkenal enak di tempatnya masing-masing (sebelum jualan di situ)..
trus ditemukan sama petinggi-petinggi perusahaan (yg suka makan kali ya.. abis kok ya bisa tau aja ada makanan enak) dan ditawari utk menempati depot makanan di situ.
Ok, cukup cerita ttg depotnya. Next story..
Jadi ceritanya, salah satu penjual makanan di situ menjual Bakwan Lengko..
*langsung to the point aja deh.. abis ini kompi tau-tau jadi lemot.. trus perutku kok jadi nyut-nyutan ya.. hmm.. tunggu sebentar.. aku cari amunisi dulu deh.. *
.....
.......
.......
*untung masih ada pisang di meja*
Ok lanjut...
Bakwan Lengko ini adalah makanan khas Cirebon (moga2 bener).
Mirip-mirip pecel, tapi ditambahin bakwan.
Tau bakwan kan? bakwan goreng?
Terbuat dari tepung terigu yang dicampur air, garam, merica, bawang putih, tauge, wortel (yg diiris tipis-tipis), trus digoreng pake minyak.
Nah, bakwan lengko ini terdiri dari:
- bakwan goreng yg dipotong kecil-kecil
- tahu goreng yang dipotong kecil-kecil juga
- tempe goreng yang juga dipotong kecil-kecil
- timun yang diiris kecil-kecil
- tauge yang udah direbus
Terus ditambah saus pecel (saus yang terbuat dari kacang tanah giling dicampur cabe, gula jawa dan air) + kecap manis sedikit + ditaburi bawang goreng..
Rasanya gimana? wah.. lekker deh pokoknya..
Mau dimakan pake nasi jg enak kali ya.. (ga pernah nyobain pake nasi soalnya..hehe)
Selain rasanya enak, harganya pun murah.. 3000 rupiah saja.. (ini menurut informasi terakhir yg didapat dari sumber yg bisa dipercaya)
Namun sayangnyaaaa, penjualnya sekarang sudah ga jualan lagi di situ.. ga tau kenapa..
Jadi yahh.. terpaksa di dalam mimpi dulu deh ngerasain bakwan lengkonya.. hehehehehehehehe :D
Atau ada yang pernah makan Bakwan Lengko di tempat lain?
Atau ada yang udah pernah bikin sendiri?
Saya tunggu kiriman paket Bakwan Lengkonya ya...hehehehehe.. :p
Ada gak yang pernah tahu, pernah dengar, atau pernah nyobain Bakwan Lengko?
Jadi begini ceritanya.. *yak.. duduk yang manis ya anak-anak, disimak baik-baik cerita ibu guru..*
Alkisah, terdapatlah sebuah depot makanan (alias kantin).
Depot ini terletak di belakang salah satu gedung perkantoran milik salah satu perusahaan besar 'Indonesia' (dipakein tanda petik krn kalo ga salah udah ga 100% punya Indonesia deh.. *sedihnya*), di daerah utara Jakarta yang gersang, panas terik, tapi suka banjir (bingung kan?).
Di depot makanan ini, ada banyak jenis makanan yang dijual.
Mulai dari makanan untuk sarapan, makan siang, sampai snack dan pencuci mulut.
Ada rujak, mie ayam si yoyok, bubur ayam, ayam dan ikan goreng pak tomo (yg digoreng sampe kerriiiinnggg banget), nasi goreng, mie dan kwetiau goreng+rebus, indomie rebus, bubur kacang ijo, siomay, sop daging, makanan padang, makanan semarang, dan makanan cirebon.. (ini doang yang aku inget..)
Hampir semua makanan itu enak rasanya.. *jadi laper gini gue*
Gosipnya sih emang penjual-penjual makanan itu emang udah terkenal enak di tempatnya masing-masing (sebelum jualan di situ)..
trus ditemukan sama petinggi-petinggi perusahaan (yg suka makan kali ya.. abis kok ya bisa tau aja ada makanan enak) dan ditawari utk menempati depot makanan di situ.
Ok, cukup cerita ttg depotnya. Next story..
Jadi ceritanya, salah satu penjual makanan di situ menjual Bakwan Lengko..
*langsung to the point aja deh.. abis ini kompi tau-tau jadi lemot.. trus perutku kok jadi nyut-nyutan ya.. hmm.. tunggu sebentar.. aku cari amunisi dulu deh.. *
.....
.......
.......
*untung masih ada pisang di meja*
Ok lanjut...
Bakwan Lengko ini adalah makanan khas Cirebon (moga2 bener).
Mirip-mirip pecel, tapi ditambahin bakwan.
Tau bakwan kan? bakwan goreng?
Terbuat dari tepung terigu yang dicampur air, garam, merica, bawang putih, tauge, wortel (yg diiris tipis-tipis), trus digoreng pake minyak.
Nah, bakwan lengko ini terdiri dari:
- bakwan goreng yg dipotong kecil-kecil
- tahu goreng yang dipotong kecil-kecil juga
- tempe goreng yang juga dipotong kecil-kecil
- timun yang diiris kecil-kecil
- tauge yang udah direbus
Terus ditambah saus pecel (saus yang terbuat dari kacang tanah giling dicampur cabe, gula jawa dan air) + kecap manis sedikit + ditaburi bawang goreng..
Rasanya gimana? wah.. lekker deh pokoknya..
Mau dimakan pake nasi jg enak kali ya.. (ga pernah nyobain pake nasi soalnya..hehe)
Selain rasanya enak, harganya pun murah.. 3000 rupiah saja.. (ini menurut informasi terakhir yg didapat dari sumber yg bisa dipercaya)
Namun sayangnyaaaa, penjualnya sekarang sudah ga jualan lagi di situ.. ga tau kenapa..
Jadi yahh.. terpaksa di dalam mimpi dulu deh ngerasain bakwan lengkonya.. hehehehehehehehe :D
Atau ada yang pernah makan Bakwan Lengko di tempat lain?
Atau ada yang udah pernah bikin sendiri?
Saya tunggu kiriman paket Bakwan Lengkonya ya...hehehehehe.. :p
Thursday, March 16, 2006
Müde..
Heute morgen bin ich um 6 Uhr aufgestanden.
Ich möchte mehr schlafen aber ich kann nicht,
weil um 8 Uhr habe ich eine Vorlesung.
Um viertel vor 12, habe ich andere Vorlesung.
Bevor das, habe ich ein croissant gegessen und ein becker Kaffee getrunken.
Ich habe hunger und auch Kopfschmerzen..
Das ist gleich halb zwei.
Fast habe ich vergessen, ich habe eine Treffen um halb zwei mit dem Professor..
Dann laufe ich schnell zum sein Büro.
Um halb vier, gibt es andere Vorlesung... bis viertel vor fünf..
Dann bin ich nach Hause mit dem Bus gefahren.
Jetz bin ich müde.
Aber das ist ok..
ich brauche nur viele schlafen.. :)
ps:
Es tut mir leid als mein Deutsch ist nich so gut..
Ich muss mehr viele Deutsch lernen.. :)
Ich möchte mehr schlafen aber ich kann nicht,
weil um 8 Uhr habe ich eine Vorlesung.
Um viertel vor 12, habe ich andere Vorlesung.
Bevor das, habe ich ein croissant gegessen und ein becker Kaffee getrunken.
Ich habe hunger und auch Kopfschmerzen..
Das ist gleich halb zwei.
Fast habe ich vergessen, ich habe eine Treffen um halb zwei mit dem Professor..
Dann laufe ich schnell zum sein Büro.
Um halb vier, gibt es andere Vorlesung... bis viertel vor fünf..
Dann bin ich nach Hause mit dem Bus gefahren.
Jetz bin ich müde.
Aber das ist ok..
ich brauche nur viele schlafen.. :)
ps:
Es tut mir leid als mein Deutsch ist nich so gut..
Ich muss mehr viele Deutsch lernen.. :)
Monday, March 13, 2006
Kangen..
Gara-gara baru aja liat-liat foto teman-teman di friendster sama liat foto-foto di komputer, tiba-tiba jadi kangen..
Kangen rumah, kangen keluarga, kangen teman-teman yang udah pisah kemana-mana..
Kapan ya bisa ketemu lagi.... :(
~dohh.. padahal baru juga 7 bulan di sini.. gimana kalo sampe bertahun-tahun ya.. :p~
Kangen rumah, kangen keluarga, kangen teman-teman yang udah pisah kemana-mana..
Kapan ya bisa ketemu lagi.... :(
~dohh.. padahal baru juga 7 bulan di sini.. gimana kalo sampe bertahun-tahun ya.. :p~
Wednesday, March 08, 2006
Surat cinta
Sejak komputer di rumah Jakarta dibawa adek, akhirnya aku, ibu dan bapak mulai melakukan cara lama utk berkomunikasi.. memakai surat yg dikirim lewat pos :)
Biasanya butuh waktu sekitar 2 minggu dari Jerman ke Indonesia atau sebaliknya, sampai akhirnya surat tiba.
Dibandingkan dengan surat elektronik, surat konvensional ini punya beberapa kelebihan (dan juga kekurangan..).
Kelebihannya, gampang dibaca (ga perlu buka2 komputer) dan mau dibaca berkali-kali pun ok.. (si ibu bilang, kalo kangen sama aku, suka baca surat-suratku.. :p)
Trus bisa inget2 tulisan tangan penulisnya.. hehe.. (ini ibu jg yg bilang.. katanya biar aku gak lupa tulisan tangan orang tua.. :p)
Tiap kali terima surat dari ibu sama bapak, rasanya seneng deh.
Kayak nerima surat cinta aja kali ya :p
Si ibu sama bapak jg bilang gitu.. seneng banget tiap kali suratku datang..
(mungkin spt ini ya romantikanya? ada perasaan yg selalu ikut di situ.. :) )
Biasanya di dalam amplop surat dr ibu dan bapak ada 2 lembar kertas, satu kertas tulisan ibu, satu kertas tulisan bapak.
Ceritanya bisa macam2.. mulai dari nasehat2, sampai update situasi tetangga.. (anaknya ibu A sudah menikah, si B sudah melahirkan, dll..) hehehe..
Biarpun aku jauh di sini, tetep ga mau ketinggalan berita soal rumah dong.. :)
Surat terakhir yg aku terima dari bapak, ada ps di akhir suratnya:
"Kamu kok nulis alamat rumahnya salah? kurang **** nya!"
Hehehe.. baru nyadar, kok bisa lupa ya alamat rumah sendiri..
Maap deh pak :p
Wah, jadi inget mesti nulis surat balasan..
Biasanya butuh waktu sekitar 2 minggu dari Jerman ke Indonesia atau sebaliknya, sampai akhirnya surat tiba.
Dibandingkan dengan surat elektronik, surat konvensional ini punya beberapa kelebihan (dan juga kekurangan..).
Kelebihannya, gampang dibaca (ga perlu buka2 komputer) dan mau dibaca berkali-kali pun ok.. (si ibu bilang, kalo kangen sama aku, suka baca surat-suratku.. :p)
Trus bisa inget2 tulisan tangan penulisnya.. hehe.. (ini ibu jg yg bilang.. katanya biar aku gak lupa tulisan tangan orang tua.. :p)
Tiap kali terima surat dari ibu sama bapak, rasanya seneng deh.
Kayak nerima surat cinta aja kali ya :p
Si ibu sama bapak jg bilang gitu.. seneng banget tiap kali suratku datang..
(mungkin spt ini ya romantikanya? ada perasaan yg selalu ikut di situ.. :) )
Biasanya di dalam amplop surat dr ibu dan bapak ada 2 lembar kertas, satu kertas tulisan ibu, satu kertas tulisan bapak.
Ceritanya bisa macam2.. mulai dari nasehat2, sampai update situasi tetangga.. (anaknya ibu A sudah menikah, si B sudah melahirkan, dll..) hehehe..
Biarpun aku jauh di sini, tetep ga mau ketinggalan berita soal rumah dong.. :)
Surat terakhir yg aku terima dari bapak, ada ps di akhir suratnya:
"Kamu kok nulis alamat rumahnya salah? kurang **** nya!"
Hehehe.. baru nyadar, kok bisa lupa ya alamat rumah sendiri..
Maap deh pak :p
Wah, jadi inget mesti nulis surat balasan..
Friday, March 03, 2006
Duh.
Kalau abis dipukul orang, kan trus rasanya sakit tuh..
Tapi kalau sakitnya hilang timbul mulu, gimana ya cara ngilanginnya supaya ga muncul lagi?
Tapi kalau sakitnya hilang timbul mulu, gimana ya cara ngilanginnya supaya ga muncul lagi?
Thursday, March 02, 2006
Lüneburg
This morning I went to Lüneburg, a nice small city near Hamburg.
From Harburg, it took around a half hour to get there (by train).
I went there by myself; only me, the camera (unfortunately without the tripod, where I just remembered to bring it when I was already in the train station :( ), and my powerful (just now, because of that 512mb memory card :p) xda.. :)
First thing to do after I arrived there was buying the postcard.
It helped me to find which places I should visit on that city.
Well, actually it helped a little, because still I could not find the way to get to those places..
So, next thing to do was to find the city map, or tourist map.
I could find it outside the station, but still I couldn't decide which place to visit first.
First it's because too difficult to locate the place on the map and find out which transportation I should take to get there; Second, because the weather was really not friendly at all! It's very cold...
As a result, I only can think of one place to visit: the Rathaus. :)
Rathaus is the 'balai kota' in Bahasa Indonesia or the city-government building (I don't know whether those english words are correct to explain about the building..).
I went there by bus because I thought the place is quite far. But actually it's not that far.. not more than 1 km then you're already in the city centre.
Lüneburg has no many places to visit. Most of them are the old church and other old building.
The rathaus should be beautiful (based on what I saw on the postcard), but unluckly I couldn't go inside. It closed in winter time.
Other building are churches. Mikael kirche and Johanis kirche. Both are lutheran (protestan) church. In Johanis kirche we can find some pictures and statues, and especially Maria with baby Jesus.
Besides the churches, Lüneburg still has many old buildings. Most of them are used for shops and restaurants.
After walking around, I couldn't stand to buy the cake when I walked pass the backery..
So my lunch was a strawbery-vanilie cake which is tasted good.
Then also I found a small cafe on the corner of a street. It's nice cafe.. and a nice hot kakao.. :)

Well, didn't know what to do then.. so I decided to go home.
On the way to the train station, finally I dared to ask a German girl to take my picture..
at least I have one picture of me when I was there :)
From Harburg, it took around a half hour to get there (by train).
I went there by myself; only me, the camera (unfortunately without the tripod, where I just remembered to bring it when I was already in the train station :( ), and my powerful (just now, because of that 512mb memory card :p) xda.. :)
First thing to do after I arrived there was buying the postcard.
It helped me to find which places I should visit on that city.
Well, actually it helped a little, because still I could not find the way to get to those places..
So, next thing to do was to find the city map, or tourist map.
I could find it outside the station, but still I couldn't decide which place to visit first.
First it's because too difficult to locate the place on the map and find out which transportation I should take to get there; Second, because the weather was really not friendly at all! It's very cold...
As a result, I only can think of one place to visit: the Rathaus. :)
Rathaus is the 'balai kota' in Bahasa Indonesia or the city-government building (I don't know whether those english words are correct to explain about the building..).
I went there by bus because I thought the place is quite far. But actually it's not that far.. not more than 1 km then you're already in the city centre.
Lüneburg has no many places to visit. Most of them are the old church and other old building.
The rathaus should be beautiful (based on what I saw on the postcard), but unluckly I couldn't go inside. It closed in winter time.
Other building are churches. Mikael kirche and Johanis kirche. Both are lutheran (protestan) church. In Johanis kirche we can find some pictures and statues, and especially Maria with baby Jesus.
Besides the churches, Lüneburg still has many old buildings. Most of them are used for shops and restaurants.
After walking around, I couldn't stand to buy the cake when I walked pass the backery..
So my lunch was a strawbery-vanilie cake which is tasted good.
Then also I found a small cafe on the corner of a street. It's nice cafe.. and a nice hot kakao.. :)

Well, didn't know what to do then.. so I decided to go home.
On the way to the train station, finally I dared to ask a German girl to take my picture..
at least I have one picture of me when I was there :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
