Rumahku sudah tak berdiri lagi.
Di sana orang yg kukasihi terdiam, tertidur di dalam.
Aku ingin di sini, dan ku tak mau pergi.
Orang yg kukasihi hanya terdiam, tertidur di dalam...
~~~~
Aku ingin bersamanya, dia yang nun jauh di sana.
Namun seakan semua menghujam, mencoba dan menggoyah.
Kemana jalan akan membuka, untuk kakiku melangkah?
Ku hanya berusaha, terus berjalan dan mendengar.
Karena hanya Dia, yang tuntunkan arah.
~~~~
Aku wanita inginkan kasihmu.
Lembutkan saja sedikit hatimu.
Takut berharap takut meminta.
Tak cukup, ku slalu merasa.
Akankah ku terbaik untukmu?
~~~~
Aku lelaki inginkan dia.
Keras hatiku tanpa terasa.
Ingin membuatnya tegak berjalan.
Melangkah bersama saling menopang.
~~~~
Jika aku yang dicinta.
Ku ingin melihat dia.
Berjuang dan berusaha.
Untuk aku yang dicinta.
Jika aku yang dicinta.
~~~~
Pada akhirnya selesai sudah.
Dan aku tak punya apa-apa.
Tapi aku harus bekerja.
Berjuang untuk yang kucinta.
~~~~
The Road goes ever on and on,
down from the door where it began.
Now far ahead the Road has gone,
and I must follow, if I can,
Pursuing it with eager feet,
until it joins some larger way
where many paths and errands meet.
And whither then? I cannot say.
-The Lord of The Rings-
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment