Ada 2 anak di dalam gereja mengikuti misa. Mereka kakak beradik.
Si kakak laki2, berumur kurang lebih 10 tahun. Duduk tekun mengikuti jalannya misa, sambil sesekali memperhatikan si adik perempuan yg umurnya mungkin sekitar 6 atau 7 tahun, yang sedang duduk menggambar sesuatu di meja khusus anak-anak.
Sesekali si adik datang menghampiri kakaknya.
Pertama dia menunjukkan gambar hasil karyanya dgn bangga.
Kedua saat persembahan tiba, si adik ikut duduk di samping kakaknya.
Si kakak mengeluarkan uang logam 2 keping 5 sen euro dari sakunya, satu diberikannya kepada si adik. Mereka terlihat suka cita menanti petugas kolekte datang dengan kantong persembahan, dan tidak sabar untuk bisa memasukkan uang logam mereka ke dalam kantong itu.
Ketika waktunya komuni tiba, si kakak menuntun adiknya ke depan altar, langsung mengambil posisi terdepan. Kakak berdiri tepat di belakang adiknya, seperti seorang ayah yg membawa anak yg disayanginya ke depan altar untuk mendapat berkat dari pastur.
Tak lama pastur pun memberi berkat kepada mereka berdua, lalu si kakak kembali menuntun adik kembali ke tempat duduknya.
------
Benar ternyata,
kalau mau melihat kebahagiaan, lihatlah pada anak-anak.
Mereka hidup pada saat ini dan untuk saat ini saja.
Tidak mengkuatirkan segala sesuatu.
Biarpun kadang bisa terlihat seperti org dewasa,
tapi mereka lebih tulus..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment